Panduan & Belajar
Artikel singkat dasar analisis subjek dan klasifikasi — ditulis dengan bahasa sehari-hari.
Dasar-dasar analisis subjek: apa isi buku ini sebenarnya?
Analisis subjek adalah cara menentukan "tentang apa" sebuah buku. Ini langkah pertama sebelum menentukan tajuk dan nomor klasifikasi.
Baca artikel →
2Menentukan tajuk subjek gaya Daftar Tajuk Subjek Perpusnas
Tajuk subjek adalah kata atau frasa baku untuk menyebut isi buku, sehingga buku dengan topik sama bisa dikelompokkan.
Baca artikel →
3Dasar-dasar DDC: membaca nomor klasifikasi dalam 10 menit
DDC membagi semua ilmu menjadi 10 kelas utama (000–900), lalu dipecah lagi dengan tanda titik desimal.
Baca artikel →
4Menyusun nomor panggil dan label punggung buku
Nomor panggil menentukan posisi buku di rak. Isinya: nomor klasifikasi, kode pengarang, dan huruf awal judul.
Baca artikel →
5Menyusun kebijakan pengolahan koleksi di sekolah
Kebijakan sekolah membuat pengolahan konsisten, meski dikerjakan oleh guru yang berganti-ganti.
Baca artikel →
6Cara memakai mode salin–tempel Gemini
Alternatif tanpa API key: aplikasi menyiapkan perintah, Anda tempel ke Gemini, lalu tempel balik jawabannya. Cocok untuk sekolah yang belum memakai API.
Baca artikel →
7Cara impor CSV PustakaBantu ke SLiMS 9
File CSV dari PustakaBantu sudah berbentuk kolom SLiMS dan bisa langsung diimpor lewat menu Bibliografi → Impor, tanpa diedit lagi.
Baca artikel →
Istilah yang sering muncul
| Analisis subjek | Kegiatan menentukan “tentang apa” isi sebuah buku. |
|---|---|
| Tajuk subjek | Kata/frasa baku untuk menyebut subjek buku, mengikuti daftar resmi (mis. MATEMATIKA). |
| Nomor klasifikasi | Nomor DDC yang menunjukkan tempat buku di rak, mis. 510 untuk matematika. |
| Nomor panggil | Nomor klasifikasi + kode pengarang + huruf judul, ditulis di label punggung. |
| Entri utama | Nama yang dipakai sebagai dasar kode pengarang: pengarang pertama, atau judul bila pengarang lebih dari 3/tidak ada. |