← Semua panduan

Menyusun nomor panggil dan label punggung buku

Nomor panggil menentukan posisi buku di rak. Isinya: nomor klasifikasi, kode pengarang, dan huruf awal judul.


Nomor panggil terdiri dari tiga bagian:

  1. Nomor klasifikasi (DDC atau kode fiksi sekolah).
  2. Tiga huruf pertama nama pengarang, huruf kapital. Contoh: Tere Liye → TER.
  3. Satu huruf pertama judul, huruf kecil. Contoh: "Pulang" → p.

Contoh hasil: 813 TER p.

Bila pengarang lebih dari tiga orang atau tidak ada pengarang

Entri utama diambil dari judul. Contoh: "Kumpulan Dongeng Nusantara" (tanpa pengarang) → 398.2 KUM k.

Label punggung

Tulis tiga baris di label: nomor klasifikasi, kode pengarang, huruf judul. Tempelkan sekitar 2 cm dari bawah punggung buku agar mudah terlihat di rak.